JAKARTA, DN-II Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, resmi mencopot Dadan Hindayana dari jabatannya sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Keputusan ini menjadi sorotan publik mengingat peran krusial BGN dalam mengawal program prioritas pemerintah terkait pemenuhan gizi masyarakat. (2/6/2026).

Keputusan pemberhentian tersebut tertuang dalam kebijakan terbaru pemerintah yang telah dikonfirmasi oleh pihak istana pada 2 Juni  2026.Meskipun telah resmi dilakukan pergantian, hingga saat ini belum ada keterangan rinci mengenai alasan spesifik di balik keputusan Presiden terkait perombakan posisi strategis tersebut.

Pengamat kebijakan publik menilai bahwa perombakan di tubuh Badan Gizi Nasional merupakan langkah evaluasi internal yang lazim dilakukan oleh pemerintahan baru. Publik kini menanti langkah selanjutnya, terutama mengenai siapa sosok yang akan menggantikan posisi tersebut dan bagaimana keberlangsungan program makan bergizi yang menjadi salah satu agenda utama pemerintahan Prabowo-Gibran.

Keberadaan Badan Gizi Nasional memegang peran vital dalam menjamin kualitas asupan gizi bagi anak sekolah, ibu hamil, dan kelompok rentan lainnya. Oleh karena itu, pengangkatan pimpinan baru diharapkan mampu memberikan akselerasi nyata dalam implementasi program di lapangan.

Masyarakat diharapkan tetap tenang dan mengikuti perkembangan informasi resmi dari instansi terkait. Transparansi dalam proses transisi kepemimpinan di BGN dinilai sangat penting agar kepercayaan publik terhadap program-program pemerintah tetap terjaga.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Pihak Istana Kepresidenan dijadwalkan akan memberikan keterangan lebih lanjut mengenai pelantikan pejabat pengganti dalam waktu dekat. Fokus utama saat ini tetap tertuju pada bagaimana pergantian pimpinan ini dapat memberikan dampak positif bagi efektivitas layanan gizi nasional bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia.

Publisher -Red

BOGOR, DN-II Operasional armada pengangkut sampah milik UPT Wilayah II Jonggol mendapat sorotan tajam dari warga Perumahan Griya Cibucil Permai. Pasalnya, sebuah truk sampah diduga beroperasi dalam kondisi kelebihan muatan (overload), hingga menyebabkan insiden tersangkutnya kabel listrik yang melintang di jalan lingkungan, Selasa (2/6/2026).

Insiden tersebut berdampak langsung pada terputusnya aliran listrik di sejumlah rumah warga di sekitar lokasi kejadian. Selain gangguan kelistrikan, muatan yang berlebih menyebabkan tumpukan sampah terjatuh dan berserakan di sepanjang jalan perumahan, sehingga mengganggu kenyamanan dan aktivitas warga.

Salah satu warga setempat mengungkapkan kekecewaannya terhadap standar operasional yang diterapkan petugas di lapangan. Ia menilai pembiaran truk dengan muatan menjulang tinggi sangat membahayakan fasilitas umum dan keselamatan pengguna jalan.

“Kami sangat menyayangkan hal ini. Harusnya pihak UPT melakukan evaluasi serius terhadap standar operasional mereka. Jangan sampai karena kendaraan overload, fasilitas umum rusak dan warga yang dirugikan secara langsung,” ujar salah seorang warga yang tidak ingin disebutkan namanya.

Warga mendesak instansi terkait untuk segera melakukan investigasi atas insiden tersebut. Selain menuntut perbaikan jaringan listrik yang terdampak, warga juga berharap adanya jaminan bahwa armada yang beroperasi ke depan memenuhi standar keselamatan agar kejadian serupa tidak terulang.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Hingga berita ini diturunkan, pihak UPT Wilayah II Jonggol belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab pasti insiden, langkah perbaikan yang akan dilakukan, maupun pertanggungjawaban atas kerusakan fasilitas umum tersebut.

Masyarakat setempat berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah tegas untuk menata kembali manajemen pengangkutan sampah di wilayah Jonggol demi terciptanya lingkungan yang bersih dan aman. Red

BREBES, DN-II Nasib nahas menimpa Nurkholis (66), warga Kampung Panawuan, RT 02/RW 03, Desa Wanoja, Kecamatan Salem, Kabupaten Brebes. Rumah miliknya ludes terbakar pada Minggu malam (31/5/2026) setelah ditinggalkan pemiliknya untuk menghadiri hajatan keluarga. Kebakaran diduga dipicu oleh sisa pembakaran sampah kandang ayam yang belum padam sempurna.

Kepala Desa Wanoja, Salyo Pranoto, S.H., M.H., menjelaskan bahwa peristiwa tersebut bermula pada Minggu siang sekitar pukul 13.20 WIB. Saat itu, korban membakar sisa material kandang penetasan telur di dekat rumahnya.

“Korban menganggap api sudah padam, sehingga ia meninggalkan rumah untuk membantu kerabatnya yang sedang menggelar hajatan. Ternyata, bara api masih menyala dan perlahan membesar,” ujar Salyo melalui keterangan tertulisnya.

Api yang diduga berasal dari sisa pembakaran tersebut baru mulai membesar sekitar pukul 21.00 WIB. Kobaran api dengan cepat merambat dari area bekas kandang hingga menjalar ke dinding dan atap bagian dapur rumah korban.

Melihat kobaran api, seorang warga setempat bernama Kurniawan segera menginformasikan kejadian tersebut melalui pengeras suara. Warga sekitar dengan sigap bergotong royong melakukan upaya pemadaman manual menggunakan selang air dan memanfaatkan jaringan pipa air Pamsimas.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Camat Salem, Rudy Antoro, S.STP, M.M., melalui Kasi Trantibum, Tasikun Pilu Triyana, A.Md., membenarkan adanya laporan kebakaran tersebut. Pihaknya segera mengerahkan tim menuju lokasi kejadian setelah menerima laporan pada pukul 20.30 WIB.

“Berkat kerja sama dan gotong royong warga setempat, api berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 22.50 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, namun kerugian materiil ditaksir mencapai Rp 35 juta,” jelas Tasikun.

Pihak pemerintah desa dan kecamatan mengimbau kepada seluruh masyarakat agar lebih waspada dan tidak ceroboh saat melakukan aktivitas pembakaran sampah atau sisa material di sekitar pemukiman.

“Peristiwa ini menjadi pengingat bagi kita semua. Jika membakar sesuatu di dekat rumah, pastikan bara api benar-benar telah padam sebelum ditinggalkan, guna mengantisipasi musibah serupa,” tegasnya. Red/AL

BREBES, DN-II Kecelakaan lalu lintas tragis yang merenggut nyawa terjadi di ruas Jalan Nasional Tegal–Purwokerto, tepatnya di sebelah selatan SPBU Paguyangan, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, pada Sabtu (30/5/2026).

Seorang pengendara sepeda motor yang diketahui merupakan petugas penagih koperasi (bank harian) tewas di lokasi kejadian usai terlibat tabrakan dengan Bus Pariwisata Dedy Jaya.

Peristiwa nahas tersebut bermula saat korban melintas di jalur nasional yang padat kendaraan. Belum diketahui secara pasti kronologi awal mula benturan terjadi, namun dampak dari tabrakan tersebut membuat korban beserta sepeda motornya terhempas hingga masuk ke kolong bus.

Warga di sekitar lokasi yang mendengar benturan keras segera berhamburan untuk memberikan pertolongan. Namun, nyawa korban tidak dapat diselamatkan. Korban yang diketahui berasal dari Kabupaten Pati tersebut mengalami luka parah akibat benturan dan terlindas roda kendaraan berat.

 

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

 

Identitas korban sebagai petugas koperasi terungkap setelah warga dan petugas melakukan pemeriksaan pada barang bawaan korban. Di sekitar lokasi kejadian, ditemukan sejumlah kartu angsuran nasabah milik korban yang berserakan di jalan.

Kepala Pos Penegakan Hukum (Gakkum) Bumiayu Satlantas Polres Brebes, Aipda Alif Maulana Yusuf, membenarkan adanya kecelakaan fatal tersebut.

“Korban meninggal dunia di lokasi kejadian. Informasi sementara, korban merupakan pegawai koperasi atau bank harian asal Kabupaten Pati,” ujar Aipda Alif saat dikonfirmasi, Sabtu (30/5/2026).

Petugas dari Pos Gakkum Bumiayu yang tiba di lokasi segera melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), mengevakuasi jenazah korban ke fasilitas kesehatan terdekat, serta mengatur arus lalu lintas yang sempat mengalami kemacetan panjang akibat insiden tersebut.

Saat ini, pihak kepolisian telah mengamankan pengemudi Bus Dedy Jaya beserta kendaraannya untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Petugas masih mendalami kronologi pasti dan faktor penyebab kecelakaan tersebut.

“Kasus ini sedang dalam penanganan dan penyelidikan intensif oleh tim dari Satlantas Polres Brebes,” pungkas Alif.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum merilis identitas lengkap korban secara resmi. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan mematuhi peraturan lalu lintas, terutama saat melintasi jalur nasional yang memiliki volume kendaraan tinggi. Red/Mt

Boyolali, DN-II Semangat dan optimisme terus ditunjukkan keluarga besar Kodim 0724/Boyolali dalam memberikan dukungan kepada Kontingen Kodam IV/Diponegoro yang tengah berlaga pada Lomba Pencak Silat Militer (PSM) Virtual tingkat TNI Angkatan Darat. Dukungan tersebut diwujudkan melalui doa bersama yang dilaksanakan setiap hari usai apel pagi di Makodim 0724/Boyolali, Selasa (02/06/2026).

Kegiatan doa bersama ini menjadi bentuk ikhtiar batin yang melengkapi berbagai persiapan matang yang telah dilakukan para atlet dan peserta kontingen. Dengan penuh khidmat, seluruh anggota Kodim memanjatkan doa agar para peserta diberikan kelancaran, keselamatan, dan hasil terbaik selama mengikuti ajang bergengsi tersebut.

Pasiops Kodim 0724/Boyolali, Kapten Inf Muslih, menyampaikan bahwa doa bersama akan terus dilaksanakan hingga seluruh rangkaian lomba selesai. Menurutnya, selain kemampuan dan latihan yang maksimal, dukungan spiritual juga menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan diri dan mental juang para peserta.

“Setiap hari usai apel pagi kita akan melaksanakan doa bersama seperti ini sampai selesainya kejuaraan nanti. Semoga kontingen PSM Kodam IV/Diponegoro senantiasa diberikan keselamatan, kesuksesan, dan keberhasilan dalam setiap tahapan perlombaan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kapten Inf Muslih menegaskan bahwa doa merupakan kekuatan yang mampu menghadirkan harapan dan perubahan ke arah yang lebih baik. “Nasib tidak bisa dirubah, takdir tidak bisa diganti, namun dengan kekuatan doa semua bisa berubah,” tandasnya penuh keyakinan.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Melalui kebersamaan dan doa yang terus dipanjatkan, seluruh prajurit Kodim 0724/Boyolali berharap Kontingen Kodam IV/Diponegoro mampu tampil maksimal, mengharumkan nama satuan, serta meraih prestasi terbaik dalam Lomba PSM Virtual jajaran TNI AD tahun 2026. Dukungan moril ini menjadi bukti kuatnya solidaritas dan semangat juang yang senantiasa menyertai setiap langkah para prajurit dalam meraih kemenangan. Red

​JAKARTA, DN-II Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melakukan peninjauan langsung ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di kawasan Palmerah, Jakarta, Selasa (2/6/2026). Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan infrastruktur, standar operasional, hingga rantai pasok dalam mendukung keberhasilan program pemenuhan gizi nasional.

​Presiden Prabowo tiba di lokasi sekitar pukul 09.30 WIB dan disambut langsung oleh Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, beserta jajaran pengelola SPPG Palmerah.

​Dalam peninjauannya, Presiden menaruh perhatian khusus pada integrasi sistem pangan yang diterapkan di lokasi tersebut. Kepala Negara mengawali kunjungan dengan meninjau fasilitas green house, yang menjadi elemen krusial dalam menjamin ketersediaan bahan pangan sehat yang berkelanjutan. Di sana, Presiden menerima paparan mengenai tata kelola serta efektivitas pemanfaatan lahan untuk mendukung kebutuhan nutrisi harian.

​Tak hanya itu, Presiden juga memeriksa fasilitas pendukung lainnya seperti sistem hidroponik dan bioflok. Fasilitas-fasilitas ini merupakan perwujudan pendekatan holistik pemerintah dalam menyediakan pangan berkualitas yang mandiri dan berkelanjutan.

​Puncak peninjauan dilakukan di dapur utama SPPG, yang menjadi pusat produksi makanan bergizi. Sebelum memasuki area produksi, Presiden Prabowo terlebih dahulu mengenakan Alat Pelindung Diri (APD) guna mematuhi protokol kebersihan dan keamanan pangan yang ketat.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

​Di dalam dapur, Presiden mengamati secara saksama setiap tahapan proses produksi—mulai dari seleksi bahan baku, teknik pengolahan, hingga proses pengemasan makanan yang siap didistribusikan kepada para penerima manfaat.

​Melalui peninjauan ini, pemerintah menegaskan komitmennya untuk memastikan rantai pelaksanaan program pemenuhan gizi berjalan dengan presisi, terintegrasi, dan terjaga kualitasnya dari hulu (penyediaan bahan pangan) hingga ke hilir (penyajian).

​Pemerintah optimistis bahwa dengan tata kelola yang profesional dan dukungan fasilitas yang mumpuni, program pemenuhan gizi ini akan memberikan dampak signifikan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia menuju masa depan yang lebih baik. Red

Jakarta – Proses penegakan hukum terkait Laporan Polisi Nomor: LP/B29/X/2025/SPKT/POLRES HULU SUNGAI SELATAN/POLDA KALIMANTAN SELATAN kini memasuki babak baru. Pihak pelapor melalui kuasa hukum dari Law Firm AGR & Co, yakni Nandang Purnama, S.H., M.H. dan Abdul Gafar Rehalat, S.H., secara resmi telah melayangkan surat permohonan tindak lanjut kepada Kapolri, yang diterima oleh Sekretariat Umum Mabes Polri pada 26 Mei 2026.

Langkah ini diambil sebagai bentuk pengawalan ketat atas penyidikan perkara yang telah berjalan sejak diterbitkannya Surat Perintah Penyidikan pada 1 April 2026. Dalam surat permohonan tersebut, tim pengacara mendesak agar penyidik di Polres Hulu Sungai Selatan segera melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap saksi-saksi pihak terlapor.

Selain itu, pihak kuasa hukum juga meminta percepatan penetapan status tersangka dalam perkara tersebut. Langkah ini dinilai sebagai upaya untuk memastikan kepastian hukum bagi masyarakat serta mencegah stagnasi dalam proses penyidikan di tingkat daerah.

Hingga Selasa, 2 Juni 2026, pihak pelapor berharap agar Polri dapat memberikan atensi khusus guna memastikan seluruh tahapan penyidikan berjalan secara transparan dan akuntabel sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku. Pengawasan dari tingkat Mabes Polri diharapkan dapat mempercepat proses pelimpahan berkas perkara ke tahap penuntutan di pengadilan.

Perkembangan kasus ini akan terus dipantau, mengingat pentingnya transparansi dalam penanganan perkara yang menjadi perhatian publik di wilayah Hulu Sungai Selatan.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Publisher -Red

JAKARTA, DN-II Di tengah eskalasi konflik di berbagai belahan dunia yang kian meluas dalam sebulan terakhir, pemerhati masyarakat sekaligus pakar hukum internasional, Prof. Dr. Sutan Nasomal, SH, MH, menekankan urgensi pemerintah Indonesia untuk memberikan edukasi kesiapsiagaan menghadapi situasi darurat perang kepada masyarakat luas.

Dalam keterangannya kepada awak media di Markas Pusat Partai Koalisi Rakyat Indonesia, Cijantung, Jakarta, Selasa (2/6/2026), Prof. Sutan menilai langkah antisipatif sangat penting guna melindungi warga negara, khususnya kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia.

“Melihat situasi global saat ini, tidak ada salahnya bagi pemerintah untuk berjaga-jaga. Saya berharap Presiden RI dapat menginstruksikan jajaran menteri, gubernur, bupati, hingga wali kota, bersinergi dengan TNI-Polri untuk memberikan edukasi penyelamatan diri kepada masyarakat di seluruh pelosok Tanah Air,” ujar Prof. Sutan.

Urgensi Edukasi Ketahanan Masyarakat

Menurut Prof. Sutan, edukasi mengenai penanggulangan ancaman di situasi konflik sering kali terabaikan, padahal hal ini merupakan bagian krusial dari ketahanan negara. Ia merujuk pada fakta di zona konflik dunia, di mana kelompok rentan sering menjadi korban utama akibat minimnya persiapan.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

“Berdasarkan data, dari 280 juta penduduk Indonesia, terdapat 30 persen anak-anak di bawah usia 15 tahun dan 25 persen lansia di atas 58 tahun. Mereka harus menjadi prioritas dalam rencana perlindungan dan penyelamatan jika situasi darurat terjadi,” jelasnya.

Peran TNI dalam Literasi Pertahanan

Prof. Sutan mengusulkan agar TNI, khususnya pasukan khusus, dilibatkan sebagai tenaga pengajar dalam memberikan edukasi teknis kepada masyarakat, baik di perkotaan maupun pedesaan. Adapun poin-poin edukasi yang ia sarankan meliputi:

Manajemen Kelompok: Membentuk tim penjaga lingkungan untuk memantau keamanan warga, khususnya kelompok rentan.

Identifikasi Wilayah Aman: Pemetaan lokasi perlindungan yang strategis dan sulit terdeteksi oleh pihak lawan.

Logistik dan Pertahanan Mandiri: Persiapan perbekalan darurat, akses air bersih, serta keterampilan dasar medis.

Kemampuan Survival: Literasi dasar mengenai teknik gerilya, cara membaca kompas, serta pengenalan titik-titik yang berisiko menjadi sasaran serangan.

Modernisasi Perang dan Kewaspadaan Nasional

Lebih lanjut, Prof. Sutan juga menyoroti pentingnya pemerintah terus memperkuat alat utama sistem persenjataan (Alutsista) di seluruh matra—darat, laut, dan udara. Ia menekankan bahwa di era perang modern yang mengandalkan teknologi canggih, kesadaran masyarakat perlu diasah agar dapat membantu meringankan kerja TNI dalam menjaga kedaulatan wilayah.

“Edukasi ini bersifat mendesak (urgent). Dengan masyarakat yang cakap dan terlatih, mereka tidak hanya mampu menyelamatkan keluarga sendiri, tetapi juga menjadi pendukung utama TNI dalam mengamankan wilayah Indonesia dari berbagai ancaman yang tidak terduga,” pungkasnya.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Narasumber:

Prof. Dr. Sutan Nasomal, SH, MH

(Pakar Hukum Internasional, Presiden Partai Koalisi Rakyat Indonesia, Ketua Umum Perkumpulan Advokat Muda Indonesia, Pengasuh Ponpes AS-SAQWA PLUS)

Timur Tengah, DN-II Negara NKRI harus bersiap siaga menjaga segala kemungkinan buruk terjadi di Indonesia dibalik peristiwa perang selama sebulan belakangan ini terjadi diluar negeri antara Israel dan Orang yang mana sebaiknya pemerintah Indonesia sedia payung sebelum hujan ketimbang kebasahan pribahasa “, ujar Profesor Doktor Sutan Nasomal SH MH menjawab materi pertanyaan para pemimpin redaksi media cetak onlen dalam luar negeri dikantornya markas pusat partai Koalisi rakyat Indonesia di bilangan cijantung jakarta (31/5/2026) via telpon selulernya.

Situasi Perang membawa satu keputusan bersama pada waktu dekat ini untuk menggerakkan perang besar melibatkan 50 Negara besar dan mungkin lebih. Korea Utara Rusia dan China akan memilih perang besar di buka karena kejahatan perang yang menciptakan krisis hebat dalam banyak hal serta kejahatan perang israel sudah tidak bisa di biarkan.

Detik detik arah perang besar akan terjadi ketika Amerika sepakat dengan Israel menciptakan Israel raya dan akan merusak semua negara negara di Tim-Teng yang mau di ambil paksa. Prof Sutan Nasomal menilai hal ini akan melahirkan kehancuran di seluruh negara negara di dunia.

Salah kaprah Israel yang memaksakan diri untuk menjajah semua negara di Tim-Teng. Semua peraturan di Dewan Keamanan PBB telah ditinggalkan dan tak berlaku untuk Israel.

Kejahatan perang yang selama ini di lakukan Israel dan sekutunya kini meruncing mengarah pada kemarahan banyak negara negara yang masih mengutamakan kemanusiaan. Prof Dr Sutan Nasomal SH,MH pakar hukum international dan pemerhati geopolitik serta perang di Tim-Teng, menyayangkan semakin mendekat situasi semua negara di dunia ini terpecah dua dengan akhir terlibat perang.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Krisis energi dan krisis lainnya sudah terdampak saat ini memberatkan masyarakat dunia. Harga harga semua jenis makanan dan barang apapun berubah menjadi sangat mahal. Kesulitan luar biasa dirasakan oleh lapisan masyarakat manapun dan dari menengah kebawah terpuruk.

Perang Terbuka secara meluas tidak bisa di cegah. Maka kesadaran mempertahankan kehidupan yang aman hampir sirna. Bila semua gudang senjata pemusnah manusia telah berbicara maka tidak ada satupun yang bisa bernafas lagi.

Dengan jelas Israel dan Amerika menantang semua negara manapun yang tidak mendukung israel raya untuk perang terbuka. Ancaman tersebut resmi di ucapkan Amerika. Maka menjadi catatan khusus bahwa perang ini akan meluas ke mana mana. Saat ini semua pakar perang di dunia sudah menghitung berapa lama lagi persediaan amunisi atau peralatan perang israel dan amerika. Bahkan ambisi israel dan amerika yang ingin cepat menghacurkan iran dengan seluruh kekuatan militer amerika sudah tercium. Prof Sutan melihat zona pembantaian hebat akan terjadi di Tim-Teng karena arah perang saat ini bisa melibatkan 5 negara seperti Kuwait, Oman, Bahrain, Mesir, Iraq, Turkey, Saudi Arabia. Iran sedang menunggu Ibadah Haji selesai dan kontak langsung saling serang bisa terjadi. Israel memang telah memaksakan perang ini semakin dalam agar Tim-Teng hancur bukan karena serangan Israel tetapi terlibat perang dengan sendirinya.

Konflik perang akan bergeser menuju lautan pacivik dan memaksa China dan korut untuk turun besar besaran menjaga negaranya serta melumpuhkan amerika dengan kontak militer langsung. Bisa di duga bahwa Australia dan Eropa akan hadir juga. Tidak ada lagi sejengkalpun tempat yang aman bila semua pemimpin di dunia ini tidak bisa melumpuhkan Amerika dan Israel.

Israel Raya telah menjadi proyek rahasia selama 50 tahun ini guna merampas semua kekayaan di Tim-Teng. Maka saat ini waktunya rencana tersebut di paksakan. Yang lebih menyeramkan semua negara yang berkerja sama dengan amerika dipastikan akan terlibat perang.

Prof Sutan Nasomal SH,MH menghimbau Presiden RI agar tidak masuk dalam jebakan perang ini.

Narasumber : Prof Dr Sutan Nasomal SH,MH Pakar Hukum Pidana Internasional, Ekonomi Nasional Presiden Partai Koalisi Rakyat Indonesia Ketua Umum Perkumpulan Advokat Muda Indonesia Assotion Of Young Indonesian Advocates Pengasuh Ponpes ASS SAQWA PLUS

Tarub, DN-II Personel Polsek Tarub bergerak cepat mengamankan seorang terduga pelaku pencurian kotak amal mushola yang diamankan warga di Desa Mangunsaren, Kecamatan Tarub, Kabupaten Tegal, Sabtu (30/5/2026).

Peristiwa tersebut bermula sekitar pukul 13.30 WIB saat warga memperoleh informasi adanya seseorang yang diduga mengambil uang dari kotak amal Mushola Al Ikhlas di Desa Mangunsaren. Setelah dilakukan pengecekan, warga mendapati kotak amal dalam keadaan terbuka dan uang di dalamnya telah hilang.

Sejumlah warga kemudian melakukan pencarian terhadap terduga pelaku dan berhasil menemukannya di area persawahan Desa Mangunsaren. Saat dilakukan pemeriksaan, warga menemukan sejumlah uang tunai berbagai pecahan, sebuah gembok yang diduga berasal dari kotak amal mushola, serta beberapa peralatan yang diduga digunakan untuk melakukan aksi pencurian.

Mendapatkan informasi tersebut, Unit Reskrim dan personel piket Polsek Tarub segera mendatangi lokasi untuk mengendalikan situasi serta mengamankan terduga pelaku berinisial SY (50) dari kerumunan massa yang mulai berdatangan di Balai Desa Mangunsaren. Petugas kemudian mengevakuasi terduga pelaku beserta barang bukti ke Mapolsek Tarub guna menjalani proses hukum lebih lanjut.

Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasatyo, S.H., S.I.K., M.H. mengapresiasi masyarakat yang segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian serta mengimbau agar masyarakat tidak melakukan tindakan main hakim sendiri.

Hak Jawab - DETIK Nasional

Suara Anda Penting bagi Kami

Di DETIK Nasional, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.

Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap mempercayakan penanganan setiap tindak pidana kepada pihak kepolisian. Apabila menemukan atau mengamankan seseorang yang diduga melakukan tindak pidana, segera laporkan kepada petugas agar dapat ditangani sesuai prosedur hukum yang berlaku. Tindakan main hakim sendiri dapat menimbulkan persoalan hukum baru dan membahayakan keselamatan semua pihak,” ujar AKBP Bayu Prasatyo.

Dari hasil pemeriksaan awal, petugas mengamankan barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp1.512.500, sebuah gembok yang diduga berasal dari kotak amal mushola, dua obeng, satu alat congkel besi, dua unit mikrofon, serta satu aki kering. Terduga pelaku berinisial SY juga telah menjalani pemeriksaan kesehatan sebelum dilakukan proses penyelidikan lebih lanjut.

Saat ini Polsek Tarub masih melakukan pendalaman, pemeriksaan saksi-saksi, serta melengkapi administrasi penyidikan guna mengungkap secara menyeluruh rangkaian peristiwa tersebut. Kepolisian menegaskan bahwa setiap warga negara berhak memperoleh proses hukum yang adil sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. ( S. Bimantoro )

You cannot copy content of this page

Detik Nasional

Dapatkan kabar terkini dengan konten terkurasi dan berita utama terbaru yang dikirimkan langsung ke kotak masuk Anda. Langganan sekarang agar selalu terdepan dan jangan sampai ketinggalan!

Lanjut ke konten ↓